| Farkryzer The Second Generation v.2.1 | Copyright © 2012 Friski G.P. Powered by Blogger |

Mau tukeran link dengan blog ini ? Kesini Sobat

Site Rank

PageRank

Buku Tamu

W3 Directory - the World Wide Web Directory
Mau tahu cara buat widget tersembunyi seperti ini ? Baca tutorialnya disini full css lebih ringan dari javascript

Farkryzer Post Section

... Selamat membaca ...

Tampilkan postingan dengan label Ranking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ranking. Tampilkan semua postingan

10 Kota Paling Banyak Dihuni Miliarder

Hanya sekedar share 10 Kota Paling Banyak Dihuni Miliarder saja, mungkin informasi ini berguna bagi kalian yang kelak akan jadi miliarder hahai. Well, mari kita simak bersama :

Seperti inilah sobat jika menjadi miliarder :D

Dimanapun di dunia, kota besar, apalagi sebuah ibukota, menjadi pusat bisnis yang ikut menggerakkan perekonomian negara. Dari aktivitas ini kemudian lahir orang-orang kaya yang bahkan kemudian masuk dalam daftar orang yang layak dianggap sebagai miliarder.

10. Tokyo, Jepang

Jumlah miliarder: 14
Milioner terkaya: Tadashi Yanai ($7,6 miliar)
Milioner lainnya: Nobutada Saji, Akira Mori, Masayoshi Son, Hiroshi Mikitani

9. San Fransisco, California
Sobat tahu kan ini, namanya Golden Gate di San Fransisco

Jumlah miliarder: 14
Milioner terkaya: Larry Page ($17,5 miliar)
Milioner lainnya: George Roberts, Ray Dolby, Gordon Getty

Orang superkaya mulai tumbuh di kota ini sejak memasuki era internet. Termasuk orang terkaya di sana yang merupakan pendiri Google. Pendiri PayPal dan sejumlah petinggi Facebook juga bermukim di sana.

Pada 1987, kota ini sempat menjadi hunian pria kaya di dunia yang bergerak di di sektor perumahan, Yoshiaki Tsutsumi. Pada 2002, kota ini pernah bertengger di posisi ke-3 dari jajaran kota yang paling banyak dihuni milioner. Namun, perlahan posisinya tergeser kota-kota besar lain di dunia. Mayoritas pengusaha bergerak di sektor teknologi.

8. Dallas, Texas

Jumlah miliarder: 17
Milioner terkaya: Andrew Beal ($4,5 miliar)
Milioner lainnya: Henry Ross Perot Sr., Jerral Jones, T. Boone Pickens, Mark Cuban

Kekayaan sejumlah pengusaha superkaya di kota ini disokong sektor perminyakan. Kota ini dikenal memiliki sejumlah ladang minyak dengan sumir-sumur dangkal. Namun, ada pula yang menangguk sukses melalui bisnis teknologi dan kuliner.

7. Mumbai, India

Jumlah miliarder: 20
Milioner terkaya: Mukesh Ambani ($29 miliar)
Milioner lainnya: Anil Ambani, Shashi & Ravi Ruia, Kumar Birla, Pallonji Mistry

Kota ini menjadi pusat bisnis dan kebudayaan di India. Kota yang sempat dikenal dengan nama Bombay ini punya daya tarik tersendiri sebagai pusat industri film dan televisi yang dijuluki Bollywood. Sebagai pusat dagang, banyak kantor pusat perusahaan besar India bermarkas di kota ini.

6. Hong Kong
File:Hong Kong Skyline Restitch - Dec 2007.jpg
Ini potret kota Hongkong di malam hari, keren kan.

Jumlah miliarder: 25
Milioner terkaya: Li Ka-shing ($21 miliar)
Milioner lainnya: Lee Shau Kee, keluarga Kwok, Robert Kuok, Cheng Yu-tung

Kota bekas koloni Inggris ini menampung jumlah milioner terbanyak dibandingkan kota-kota besar lain di Asia. Milioner terkaya di kota itu menguasai ladang bisnis di sektor telekomunikasi.

5. Los Angeles, California

Jumlah miliarder: 27
Milioner terkaya: Eli Broad ($5,7 miliar)
Milioner lainnya: Steven Spielberg, Sumner Redstone, Michael Milken, Ron Burkle

Melihat gemerlap kota ini, sebenarnya tak mengejutkan jika menampung sejumlah milioner. Banyak dari pengusaha superkaya itu menanggung untung dari industri hiburan seperti perfilman Hollywood. Bisnis otomotif dan pariwisata juga memegang peran penting.

4. Istambul, Turki
Sultan Ahmed Mosque, merupakan mesjid terkenal di Istanbul sobat.

Jumlah miliarder: 28
Milioner terkaya: Husnu Ozyegin ($3 miliar)
Milioner lainnya: Mehmet Emin Karamehmet, Sarik Tara, Ferit Sahenk

Kecantikan kota ini memang menjadi daya tarik wisatawan asing, sekaligus ladang bisnis kaum milioner. Namun, tak semua bergerak di sektor wisata. Banyak orang superkaya di sana yang mendalami bisnis di sektor teknologi telepon selular dan perbankan. Dengan taraf hidup tinggi, seorang pembantu rumah tangga di kota ini bisa mendapat imbalan jasa $50 per hari.

3. London, Inggris

Jumlah miliarder: 32
Milioner terkaya: Lakshmi Mittal ($28,7 miliar)
Milioner lainnya: Richard Branson, Leonard Blavatnik, Alan Howard

Jumlah milioner di kota itu juga terus meningkat berkat sokongan nilai tukar poundsterling yang kuat dan stabil. Kondisi itu juga membuat kota ini dikenal memiliki biaya hidup yang supertinggi dibandingkan negara Eropa lainnya.

2. Moskow, Rusia

Jumlah miliarder: 50
Milioner terkaya: Vladimir Lisin ($15,8 miliar)
Milioner lainnya: Roman Abramovich, Alisher Usmanov, Oleg Deripaska

Jumlah milioner meningkat pesat jika dibandingkan pada 2002 hanya lima milioner. Kekayaan para bilioner mayoritas terbangun berkat permainan bisnis di sektor minyak dan logam. Jika dibandingkan dengan kota lain yang dihuni banyak milioner, Moskow tergolong kota dengan biaya hidup rendah.

1. New York

Jumlah miliarder: 60
Milioner terkaya: Michael Bloomberg ($18 miliar)
Milioner lainnya: Ralph Lauren, Carl Icahn, Rupert Murdoch, Donald Trump, Mortimer Zuckerman

Kota ini memang bergelimang sosok miliarder yang bergerak di berbagai sektor bisnis. Seiring kondisi itu, kota ini juga berpredikat sebagai kota berbiaya hidup supermahal. Bayangkan saja, biaya potong rambut langganan selebriti Sally Hershberger saja mencapai $800, atau makan malam restoran mewah yang mencapai $550.

Source: indowebster.web.id

Gimana sobat ? Jadi kalian berencana tinggal dimana jika kelak menjadi miliarder :D

5 Tayangan TV Ini Banyak Diadukan Warga Saat Ramadan

Sobat Farkryzer Bulan Ramadan akan segera berakhir, apa kalian pernah berpikiran bahwa ada stasiun televisi yang menayangkan beberapa tayangan yang tentunya mengganggu di bulan Ramadan ini, jika iya silahkan baca 5 tayangan yang banyak di adukan warga saat Ramadan yang mungkin masalahnya sama dengan kalian.


Berikut 5 Tayangan yang Banyak di adukan warga saat Ramadan yang berhasil saya kutip dari Tempo Interaktif :

TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Pusat Dadang Rahmat Hidayat mengungkapkan setidaknya ada lima tayangan yang selama Ramadan paling banyak diadukan masyarakat. Meski begitu, KPI mencatat ada total 107 keluhan datang lewat surat, e-mail, hingga pesan pendek.


Peringkat kelima ditempati iklan oli Top 1 Action Matic. Iklan ini dinilai menampilkan gambar perempuan yang tidak layak tayang. Aksi perempuan dalam iklan juga dianggap tidak berhubungan dengan produk Top 1 sendiri.


Keempat, Pemilihan Dai Cilik (Pildacil). Menurut Nina, masyarakat menyayangkan jam tayang Pildacil yang melewati waktu salat. "Jam tayang Pildacil saat salat tarawih," ujar dia. "Make-up pengisi acaranya juga kan enggak boleh rusak. Karena itu, hampir bisa dipastikan mereka tidak ibadah," katanya lagi.


Ketiga adalah acara Sahur Semua Sahuuur. Program siaran RCTI ini dipandang menampilkan lawakan yang tidak pantas. Misalnya, olok-olok Komeng kepada kondisi fisik Ucok Baba yang mungil. Asrarur menanggapi, "Tentang aspek hujatan, makian, pendirian MUI sudah jelas (melarang)."


Kedua adalah tayangan Saatnya Kita Sahur. Acara TransTV ini disebut KPI menyuguhkan lawakan yang merendahkan. Hal itu, kata Nina, terlihat dari ejekan Olga Syahputra kepada tokoh komedian lain di dalamnya, Minus, yang berasal dari Papua dan berwarna kulit gelap. "Kami apresiasi teman dari Papua ditampilkan di situ untuk keragaman. Tapi tidak untuk menjadi bahan olokan," ucap Nina.


Pertama, masyarakat paling sering mengadukan adanya tayangan azan magrib yang menampilkan iklan. "Iklan sambil azan membingungkan," kata Dadang, Senin, 22 Agustus 2011. Ditambahkan Nina Armando, Wakil Ketua KPI, surat masyarakat menyatakan tayangan iklan saat azan mencampuradukan format isi siaran. Jadi, timbul ketidakpastian atas format isi siaran tersebut. Hal ini, kata Nina, juga tidak sesuai dengan panduan Pedoman Perilaku Penyiaran Standar Program Siaran KPI. Dalam panduan tersebut dinyatakan bahwa suatu siaran harus menunjukkan penghormatan terhadap nilai dan ajaran agama. Solusinya, "Kan bisa sebelum atau sesudah azan," ujar dia.

KPI telah memberi imbauan dan peringatan kepada sejumlah stasiun TV yang menayangkan iklan dalam azan. Stasiun TV yang dimaksud adalah TVOne, TransTV, SCTV, dan Global TV. "TVOne paling banyak diadukan," ujar Nina.

Namun kebanyakan mereka bergeming. TransTV, misalnya, tidak hirau terhadap peringatan itu. "Setelah peringatan tidak berubah," kata Nina. Sebaliknya, SCTV merespons peringatan KPI dengan menghilangkan iklan dalam azan.

Mengenai hal ini, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrarur Niam mengatakan butuh kajian lebih dalam. Sebab keberadaan iklan tidak terkait langsung dengan keabsahan pelaksanaan azan. Ia menganalogikan, "Buku keagamaan yang di belakangnya ada cover iklan. Ini perlu dikaji lagi."

Bagaimana menurut kalian apa tayangan tersebut benar-benar mengganggu ?

Farkryzer

Share entri ini :